Klinik kami operasional dengan prokes COVID-19. Lokasi >

Inilah Akibatnya Jika Pori-Pori Anda Membesar

12 November 2015
 
Banyak yang mengeluhkan pori-pori besar di wajah karena dapat menyebabkan banyak masalah kulit. Apa saja masalahnya? ​ Pada dasarnya pori-pori adalah pembukaan folikel (kantong kelenjar) ke permukaan kulit. Pori-pori ini berfungsi sebagai jalan keluar minyak dan tumbuhnya rambut.
1. Minyak Berlebih Pori-pori berfungsi untuk jalan keluar minyak atau sebum mencapai lapisan atas kulit yang dapat membuat kulit terasa halus. Tapi bila jalan keluar tersebut membesar, maka minyak yang mencapai lapisan kulit pun semakin banyak. Kondisi inilah yang dikenal sebagai wajah berminyak.
2. Mudah Berjerawat dan Komedo Pori-pori yang besar memudahkan kotoran, debu dan sisa make up berperangkap di lapisan atas kulit. Hal ini akan menyebabkan pori-pori tersumbat dan membuat kulit mudah timbul jerawat dan komedo.
3. Tumbuh Lebih Banyak Rambut Pori-pori yang sangat kecil membuat rambut kesulitan untuk mencapai permukaan kulit. Sebaliknya, bila Anda memiliki pori-pori yang besar, maka rambut atau bulu yang tumbuh di atas kulit akan semakin banyak.
Lalu Apa Saja Yang Menyebabkan Pori-Pori Membesar?
1. Genetik Beberapa orang terlahir dengan ukuran pori-pori yang lebih besar. Menurut skincancerconnection.com, bila Anda memiliki orangtua dengan pori-pori besar dan berminyak, maka kecenderungan memiliki pori-pori besar semakin tinggi.
2. Sinar Matahari Paparan sinar matahari dapat meningkatkan ukuran pori-pori. Ketika berada di bawah sinar matahari dapat menyebabkan kerutan dan kendur pada kulit. Dengan hilangnya elastisitas kulit, maka dinding pori-pori sehingga membuatnya melebar. Gunakan tabir surya dengan SPF 15 setiap hari untuk mencegah membesarnya pori-pori karena matahari.
3. Merokok Meski tidak langsung mempengaruhi ukuran pori-pori, merokok dapat menyebabkan kerutan dan menurunkan kemampuan kulit untuk menyembuhkan luka. Hal ini pada akhirnya dapat memperbesar pori-pori. Jadi, berhentilah merokok.
4. Perubahan Hormon Perubahan hormon pada saat menopause dan selama siklus haid, khususnya pada saat ovulasi, dapat meningkatkan ukuran pori-pori wajah pada wanita. Sebuah studi Journal of Investigative Dermatology pada tahun 1995 menunjukkan bahwa hormon yang dihasilkan selama produksi ovulasi meningkatkan sebum dan melebarkan pori-pori.
5. Penuaan Usia juga menyebabkan pori-pori wajah membesar. Ini termasuk kerusakan akibat sinar matahari dan kehilangan elastisitas.
6. Kurangnya Pengelupasan Kulit Sel-sel kulit mati yang tertinggal di kulit dapat menyumbat pori-pori sehingga dapat memperbesar ukurannya. Terlalu banyak minyak dan kotoran di wajah, yang dapat terjadi karena kegagalan untuk menghapus makeup atau jarang mencuci wajah, juga dapat menyebabkan pori-pori terlihat lebih besar.

Artikel Terkait

7 tips untuk kulit cerah dan glowing saat Lebaran

Mau tau cara untuk menjaga kulit agar tetap cetar dan cerah untuk merayakan Lebaran? Sini, MinEst kasih tips!

25 March 2025

Treatment untuk bikin kulit glowing selama bulan puasa!

Saat bulan puasa, kurang tidur dan kurang minum bisa membuat kulit kering dan kusam. Ini dia treatment agar kulit tetap lembap dan glowing!

14 March 2025

Jerawat di punggung muncul lagi? Ini cara mencegah dan menghilangkannya

Munculnya jerawat punggung bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah dan mengatasi jerawat punggung.

3 March 2025

Cara paling ampuh untuk mengecilkan pori-pori wajah

Sebenarnya, bagaimana cara mengecilkan pori-pori yang membesar? Jika kamu ingin tahu cara untuk mengecilkan pori-pori, baca artikel ini!

4 February 2025