Klinik kami operasional dengan prokes COVID-19. Lokasi >

Inilah Efek Buruk Ruangan Ber-AC Pada Kesehatan Kulit

12 July 2015
 
Tanpa disadari mungkin Anda menghabiskan banyak waktu di sebuah ruangan ber-AC (Air Conditioner) seperti di kantor, mobil, pusat perbelanjaan, atau mungkin di kamar tidur. Walau mungkin merasakan nyaman, sebenarnya terlalu sering berada di ruangan ber-AC ada dampak buruknya. Terutama bagi kulit Anda.
Suhu dingin dari AC dalam jangka panjang bisa memicu kerusakan kulit dan rambut. Hal ini terjadi karena AC menyerap kelembaban dalam ruangan. “Pendingin udara juga menarik kelembaban dari kulit sehingga menyebabkan kulit kering. Jika tidak dilindungi dengan pelembab, maka itu akan merusak kulit. Kekeringan terus-menerus dapat mempengaruhi lapisan kulit paling dalam” kata spesialis kulit dan kecantikan, Dr. Rajan TD, seperti dikutip Times of India.
Lalu apa saja efek pendingin ruangan bagi kulit?
  • Ketika kulit mengalami kekeringan, akan mudah muncul gatal. Penyejuk udara juga memperburuk kelainan kulit yang diderita seseorang.
  • Hilangnya air dan kekurangan air pengganti dari jaringan kulit dapat menyebabkan kulit mengelupas, kering, dan pecah-pecah.
  • Air sangat penting untuk menjaga aliran darah. Air juga berguna untuk mempertahankan elastisitas kulit. Ketika kelembaban ruangan hilang, kulit bisa layu. Kulit menjadi layu, dan efeknya terjadi penuaan dini.
  • Mereka yang sering melakukan kegiatan luar ruangan kemudian masuk ke sebuah ruangan ber-AC, tanpa pelindung pada kulit bisa memicu kerusakan kulit yang cukup serius karena perubahan suhu yang ekstrim.
  • Efeknya akan semakin buruk bila ditambah dengan paparan tinggi polusi, perubahan cuaca yang ekstrim, diet yang buruk, dan gaya hidup tidak sehat lainnya.
 
Anda ingin tetap menjaga kesehatan dan keindahan kulit walaupun di ruangan ber-AC? Ini caranya:
  • Karena mungkin sulit untuk mematikan AC di kantor, cobalah untuk tidak menggunakan AC ketika di rumah. Minimalkan penggunaan AC.
  • Batasi penggunaan sabun untuk daerah kulit yang rentan kering. Dr. Kshama Vibhakar, konsultan dermatologis menyarankan “Gunakan lotion untuk melembabkan kulit, bukan krim. Oleskan pada leher, muka, siku, dan lutut. Lotion berbasis air akan lebih melembabkan.”
  • Gunakan krim setelah lotion, untuk membantu menjaga kelembaban kulit.
  • Minum air yang cukup untuk menjaga kulit tetap lembab, meskipun berada di ruangan berpendingin. Jangan menunggu sampai merasa haus, karena air mudah diserap oleh tubuh. Karena itu tidak boleh lupa minum untuk menjaga kelembaban kulit.
  • Tempatkan semangkuk air ketika Anda berada dalam ruangan ber-AC. Karena AC menarik kelembaban dari ruangan, menempatkan semangkuk air adalah cara sederhana untuk mengurangi efek kulit kering saat di ruangan ber-AC.

Artikel Terkait

7 tips untuk kulit cerah dan glowing saat Lebaran

Mau tau cara untuk menjaga kulit agar tetap cetar dan cerah untuk merayakan Lebaran? Sini, MinEst kasih tips!

25 March 2025

Treatment untuk bikin kulit glowing selama bulan puasa!

Saat bulan puasa, kurang tidur dan kurang minum bisa membuat kulit kering dan kusam. Ini dia treatment agar kulit tetap lembap dan glowing!

14 March 2025

Jerawat di punggung muncul lagi? Ini cara mencegah dan menghilangkannya

Munculnya jerawat punggung bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah dan mengatasi jerawat punggung.

3 March 2025

Cara paling ampuh untuk mengecilkan pori-pori wajah

Sebenarnya, bagaimana cara mengecilkan pori-pori yang membesar? Jika kamu ingin tahu cara untuk mengecilkan pori-pori, baca artikel ini!

4 February 2025